Ukhuwah Islamiyah

I only hope I can be half as good a friend to you. It's people like you who make a difference in this world!

Friday, October 30, 2009

7 Reasons to Read the Glorious Quran

By: Shabir Ali



(1) Intimate:

It dares you to disprove it. How? It says that humans can not write a book like this even if they pooled all their resources together and got help also from the spirits. The Quran said this fourteen hundreds years ago and yet no one has been able to disprove it. Billions of books have been written - but not another one like the Quran.


(2) Incorruptible:

It is the only religious sacred writing which has been in circulation for such a long time and yet remains as pure as it was in the beginning. The Quran was kept intact. Nothing was added to it; nothing was changed in it; and nothing was taken away from it ever since it was completely revealed 1400 years ago.


(3) Unsurpassable:

The Quran is God's final revelation to humankind. God revealed the Torah to Moses, the Psalms to David, the Gospel to Jesus, and finally the Quran to Muhammad. Peace be upon all of them. No other book will come from God to surpass his final revelation.


(4) Indisputable:

The Quran withstands the test of time and scrutiny. No one can dispute the truth of this book. It speaks about past history and turns out right. It speaks about the future in prophecies and it turns out right. It mentions details of physical phenomena which were not known to people at the time; yet later scientific discoveries confirm that the Quran was right all along. Every other book needs to be revised to accord with modern knowledge. The Quran alone is never contradicted by a modern discovery.


(5) Your Roadmap for Life and Afterlife:

The Quran is the best guidebook on how to structure your life. No other book presents such a comprehensive system involving all aspects of human life and endeavor. The Quran also points out the way to secure everlasting happiness in the afterlife. It is your roadmap showing how to get to paradise.


(6) God's Gift of Guidance:
God has not left you alone. You were made for a reason. God tells you why he made you, what he demands from you, and what he has in store for you. If you operate a machine contrary to it's manufacture specification you will ruin that machine. What about you? Do you have an owner's manual for you? The Quran is from your function for success lest you fail to function. It is a healing mercy from God. It satisfies the soul, and cleans the heart. It removes doubts and brings peace.


(7) Your Calling Card to Communicate with God:

Humans are social creatures. We love to communicate with other intelligent life. The Quran tells us how to communicate with the source of all intelligence and the source of all life- the One God. The Quran tells us who God is, by what name we should address God, and the way in which to communicate with God. Are these not seven sufficient reasons for reading the Quran?

Saturday, October 24, 2009

Diet..oh...Diet

Pernah dengar nama Filippa Hamilton, supermodel blasteran Prancis-Swedia yang sejak usia 15 tahun menjadi model untuk designer Ralph Lauren?

Kalau belum pernah, lemme show you her pict... here we go!


Bagaimana pendapat orang-orang randomly tentang Filippa? Pastinya tidak jauh-jauh dari 'adorable', 'sexy', dan 'gorgeous'. Kata yang tidak pernah Anda dengar adalah 'gendut'.

Tapi mungkin Ralph Lauren management tidak sepaham dengan kita semua sebagai orang awam tentang Filippa. Gadis dengan tinggi 5'10" dan berat 120 pounds ini dipecat lantaran dituding terlalu gemuk sehingga tidak muat lagi untuk memakai sampel baju bikinan Lauren yang range size-nya 2-4. Pasti kaget dong, buat orang awam ukuran tubuh segitu tuh dah ideal banget! Tapi kok masih dianggap gendut ya? Terang aja si model gak terima dan balik menggugat Ralph Lauren (msnbc,2009).

Saya terus terang kaget pas membaca artikel tentang Filippa tersebut di tengah pelajaran Psikologi. Gimana nggak, lha wong saya yang size 8 aja santai... lha Filippa yang punya size 4 kok masih repot disuruh ngecilin badan...Wkakakakaka! Dipecat ya dipecat aja, toh rumah mode kan gak cuma Ralph Lauren.

Materi yang kita bahas di kelas psikologi kebetulan mengenai bulimia dan anorexia. Itu lho, diet ketat yang banyak dilakukan remaja-remaja Amerika untuk membuat tubuh mereka tampak tinggi dan skinny seperti model-model di televisi... Mereka tidak segan-segan untuk tidak makan selama 3 hari berturut-turut dan hanya mengonsumsi air. Ada juga yang memilih sebagai vegetarian tetapi dengan cara yang sangat strict seperti hanya mengonsumsi selada dan tomat tanpa kentang/nasi sebagai penyuplai utama karbohidrat. Semua itu dilakukan semata-mata untuk mendapatkan tubuh indah bak model. Gak masuk akal memang, tapi sebagian besar remaja putri Amerika menjadikan model sebagai panutan bentuk tubuh ideal. Jadi, orientasi mereka adalah SEKSI = SKINNY = KREMPENG.

Sebenarnya ini produk Amerika yang tidak sehat, tapi toh apa daya pengaruh media saat ini yang gencar menampilkan tubuh-tubuh model yang seksi dan skinny di majalah dan televisi secara langsung dan tidak langsung mempengaruhi pola pikir remaja putri. Bahkan sudah meluas tidak hanya di Amerika, tapi di seluruh dunia. Akhirnya gadis-gadis berpikir bahwa seksi adalah bagian dari kecantikan. Siapa sih yang gak ingin disebut seksi? Setiap wanita pastis senang kalo dilabeli predikat seksi (well, meski kriteria seksi untuk tiap orang pasti beda). Akhirnya berbagai cara yang tidak sehat pun rela dilakukan, mengikuti cara diet para model tersebut. Yaitu membiarkan diri mereka KELAPARAN selama 3 hari atau lebih!

Sampai di sini definisi diet sudah melenceng jauh. Diet dalam arti yang sebenarnya adalah berpantang makanan atau sesuatu demi kesehatan. Adapun diet yang dikenal oleh para wanita zaman sekarang adalah usaha untuk menurunkan berat badan agar terlihat lebih langsing dan singset (baca: seksi). Tanpa kita sadari, sebenarnya virus diet yang seperti ini tidak lain hanya melihat kecantikan seseorang dari fisik dan bukan hati.

Jauh dari itu, sebenarnya dalam agama kita yang mulia ini (Islam) sudah berulang kali mengajarkan kepada kita sebagai umatnya, bagaimana cara diet yang benar, wasilah-wasilah diet dan tujuan dari itu sendiri, sudah diterangkan dalam QS Al-A'raf : 31 Allah berfirman "Wakulu wasyrabu wala tusrifu". Orang yang melakukan diet biasanya disebabkan karena berat badan berlebihan, sedangkan kelebihan berat pada umumnya disebabkan oleh banyak makan-minum. Jadi, diet pada pandangan islam adalah mengkonsumsi makanan dan minuman secara tidak berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan dapat membawa efek yang tidak baik, misalnya kelebihan makan bisa menyebabkan kegemukan dan kemalasan, kelebihan frekuensi untuk sikat gigi maka email semakin menipis, kelebihan duduk bisa sakit pinggang dan masih banyak lainnya.

Dalam sebuah hadist, Rasulullah telah berpesan bahwasanya volume perut dibagi menjadi 3 bagian, 1/3 untuk makanan, 1/3 untuk minuman, 1/3 untuk udara. Adapun tujuan diet dalam Islam adalah agar dengan tubuh yang ringan memudahkan seseorang untuk beribadah, seperti bangun tengah malam untuk menunaikan ibadah sunnah tapi itu merupakan salah satu wadah kita untuk mendekatkan diri pada sang pencipta, walaupun dalam hakekatnya kita hidup di dunia, dialah yang kita cari, akan tetapi tujuan kita hidup adalah untuk akhirat "aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku". Dunia hanya tempat persinggahan sementara, sedangkan akhiratlah adanya kehidupan abadi selamanya.

Jadi sebenarnya diet itu bisa membawa berkah tersendiri bagi orang yang mempunyai niat dan nilai positif dalam melakukan tindakan tersebut. Islam yang dikenal sebagai agama universal, syamil mutakammil juga memberitahukan kepada kita bagaimana cara diet yang sehat. Diantaranya :

1. Puasa, agar dapat mencapai tujuan diet yang sehat, dianjurkan bagi seseorang untuk berpuasa, diimbangi dengan melaksanakan sahur. Tapi fenomena yang terjadi sekarang, banyak teman-teman akhwat ketika datang bulan ramadhan tidak mau sahur dengan alasan takut gemuk, akhirnya berimbas kepada sakit mag, pening-pening dan masih banyak lagi. Sehingga puasa yang seharusnya menyehatkan malah mendatangkan penyakit.

2. Olah raga, jika ada yang berpendapat bahwa olah raga tidak ada dalam Islam, maka itu adalah sangkaan yang salah. Bukankah Islam agama yang sangat memperhatikan hal olah tubuh? Buktinya dalam shalatpun semua anggota tubuh bergerak. Sebagai perbandingan coba kita lihat agama Yahudi dalam beribadah, mereka hanya menggerak-gerakkan kepala mereka saja, begitu juga dengan orang Nasrani hanya duduk dengan berpangku tangan. Banyak kita lihat para akhwat ketika sedang menjalani terapi berdiet, mereka hanya menghindari makanan yang berlemak dan minuman dingin saja, tapi tidak disertai dengan olah raga, ini merupakan salah satu bentu cara berdiet yang salah.

3. Tidak berlebih-lebihan dalam hal makan-minum, sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya.

4. Jangan lupa meniatkan bahwa diet yang kita lakukan semata-mata untuk mencari ridha Ilahi. Semoga dengan diet yang kita lakukan menambah mizan kebaikan kita dan lebih mendekatkan diri kita kepada Allah.

5. Jaga hati agar selalu bersih, kalau ada yang bertanya: Apa hubungannya? jawaban: Ya, sangat berhubungan. Kondisi hati seseorang sangat mempengaruhi kesehatannya karena hati adalah sumber penyakit. Kalau hati baik, maka baiklah seluruh tubuh dan bila hati buruk, maka buruklah seluruh tubuh. Jadi, kondisi hati sangat mempengaruhi penampilan seseorang.

6. Memperbanyak minum air putih, air putih banyak sekali khasiatnya, terlebih untuk kesehatan badan dan otak. Seseorang yang sedang belajar dianjurkan banyak mengkonsumsi air putih, begitu juga halnya dengan orang yang sedang berdiet, dianjurkan memperbanyak minum air putih.

Jangan salah sangka lho, diet bukan hanya untuk kaum hawa, lelakipun dianjurkan untuk diet. Kalau kita kilas-balik Tarikh Islam, banyak tokoh-tokoh Islam atau ulama-ulama besar terdahulu tidak mau bertubuh gemuk, dengan alasan yang syar'i yakni agar mudah dalam beribadah. Hal semacam itulah yang perlu dan patut dijadikan contoh serta menjadikan suri tauladan bagi kita. Boleh saja kita berdiet, tapi jangan sampai menyiksa tubuh, berikan hak tubuh kita. Riset membuktikan bahwa diet berlebihan menyebabkan osteophorosis dan kemandulan. Penuhi zat-zat yang dibutuhkan oleh tubuh kita seperti: protein, lemak, karbohidrat, mineral, vitamin, seimbangkan.



Wallahu a'lam

Saturday, October 17, 2009

To Be Better

Dalam setiap kebaikan, ada setitik kejahatan
Begitu pun sebaliknya
Dalam setiap kejahatan, pasti ada setitik kebaikan
Tidak ada yang sempurna di dunia ini
Tidak ada sesuatu yang benar seutuhnya
Tidak ada sesuatu yang salah seutuhnya
Kebenaran sejati datangnya hanya dari Allah

"Tidak ada kata SEMPURNA, yang ada hanyalah LEBIH BAIK" -(Baya Indrayana Inggas, YES USA 2009).

"Ambil selembar kertas kosong, tiap kali kita melakukan perbuatan tercela/dosa/khilaf bubuhkan satu titik di kertas itu. Mungkin awalnya hanya sebuah titik, tapi lihat sebulan atau dua bulan kemudian. Titik-titik itu berkembang menjadi noktah, menjadi noda, lama kelamaan kertas putih itu akan jadi hitam. Begitu pun sebaliknya, tiap kali kita melakukan kebaikan bubuhkan tanda hati di kertas itu. Lalu mari kita bandingkan, lebih banyak manakah antara kebaikan dan kejahatan yang kita lakukan?"- (Chi Aling)


Lalu bagaimanakah kita akan belajar menjadi lebih baik?

"Coming generations will learn equality from poverty, and love from woes" -(Kahlil Gibran)
Hanya TAQWA yang akan menjadikan kita lebih baik di mata-Nya!

Apply Protection Prayer God Of Four Ugliness

There is a prayer taught by the Prophet shollallahu 'alaih wa sallam. It contains the request that God would protect us from the four evils. Prayer reads as follows: "O Allah, I seek refuge in You from knowledge which is not useful, from a heart that does not khusyu ', the passion which is never satisfied, and of a prayer that is not granted." (Reported by Muslim, 4899)


Every Muslim would not want to get involved with all four kinds of evils mentioned in this prayer. First, science which is not useful. Science which is not helpful is all kinds of science that does not lead to the addition of one faith. Useless science is not just undermine faith that the longer person's faith is running low. While useful knowledge is knowledge that makes a person grow closer to God.


The next evil is to have a heart that does not khusyu '. This means the heart is not subject to God. Hearts are wild and do not rely on God in reaching peace. In fact, one of the believer's characteristics is when he remembers Allah, hearts will find a satisfaction.


Third, passion that never satiated. This is the next evil. Moreover, we are going through the darkest era in the history of Islam. In this age of so much calumny spread, so the bid to keep the passion emerging around us. Almost in all situations there is an opportunity to indulge passion. So in times like this is a very necessary self-control. Very necessary ability to satisfy desires in a manner appropriate and proportionate Shari'a. Islam did not come to kill the passion. Islam came to control the passion. Hence the need of gratification of lust is not switched off but is directed to comply with the rules of the Shari'a of Allah. And when this is done is not only a person free from sin, even he could get the reward from God for the fulfillment of passion in the appropriate laws of God.


Fourth, prayer that is not granted. This is definitely bad. Imagine, a Muslim praying to God but not granted. Clearly this is a disaster. And God himself guarantees that if someone asked something for God, Allah will grant. Certainly one condition: first, Asked only to God, not the Other; second, Fulfill all the commandments of God and third, Believe in truth to Allah SWT.


Friday, October 16, 2009

A Note from Heeran


Alhamdulillah, bahasa Indonesia mulai diminati oleh siswi mancanegara. Memo di atas ditulis langsung oleh teman ana, Heeran, seorang gadis asal Korea yang sekarang sama-sama belajar di Elizabeth High School.

Ana kaget waktu tiba-tiba dia kasih ana memo bertuliskan "Selamat Pagi!". Spontan ana bertanya, "How did figure out Indonesian language?". Secara selama dua bulan di US belum pernah ada yang menyapa ana dengan bahasa Indonesia. Surprise banget waktu itu! ^_^
"I found it in my electric dictionary," terang Heeran sambil menunjuk kamus elektriknya.

Lalu dia kembali menulis kata-kata dalam Bahasa Indonesia, menjelaskan nama, asal negara, sekaligus warna kesukaannya.
"Wow! Wonderful! I'll keep it!".
Begitulah! Sampai sekarang ana masih menyimpan notes Bahasa Indonesia Heeran sambil terus berharap suatu saat nanti Bahasa Indonesia akan menjadi salah satu bahasa internasional. Pokoknya usaha terus mempromosikan Indonesia di Amerika tanpa harus kehilangan Asian Behavior kita!


Indonesia Raya merdeka merdeka! Hiduplah Indonesia Raya!

Thursday, October 15, 2009

Nganggur? No! No! No!


" Tidak melakukan apa-apa adalah pekerjaan yang bisa dilakukan siapa saja "


Setujukah antum dengan pameo di atas?


Sebagian besar mungkin 'Ya!'.


Dalam kehidupan sehari-hari acap kali kita menjumpai seseorang yang kerjanya cuma nongkrong plus nglamun aja, padahal di sekitarnya banyak orang yang butuh bantuan. Waktu ditanya 'lagi apa?', jawabannya pasti gak jauh-jauh dari 'lagi gak ada kerjaan' atau 'tau nih mau ngapain'. Naudzubillah!

Itu dari kalangan non ikhwah, tapi gak berarti kalangan ikhwah lantas selamat dari kritik lho...! Kelihatannya sih selalu sibuk ngurusin umat, dakwah sana -sini, nyiapin itu ini, syuro di mushola, berangkat pagi pulang malam, dan kesibukan lain khas ikhwah. Ana kasih contoh ya, ini dari aktivis dakwah sekolah yang biasa disebut Rohis atau SKI. Tiap hari pulang sekolah dengan dalih syuro' mereka berkumpul di masjid, bertemu dengan teman-teman seperjuangan yang juga sama-sama capek seharian belajar. Tapi apa yang terjadi? Wow! Akhwat dan akhwat bertemu malah ngomongin tentang si A si B, sepatu baru si C, drama Korea di TV, dan bla bla bla... Belum lagi waktu syuro' yang jadi molor gara-gara nungguin salah seorang anggota yang belum hadir. Terus, terlanjur ditunggu lama eh ternyata nggak datang... Udah gitu pas syuro' mau mulai pas udah kesorean. Akhirnya hasil syuro' gak maksimal, kata mufakat gak tercapai jadi terpaksa harus disambung esoknya lagi. Selesai syuro' bukannya langsung pulang dan istirahat eh malah nongkrong di mushola sambil ngobrol-ngobrol gak karuan. Sampai rumah bukannya belajar dan ngerjain tugas malah tiduran, terus besoknya keteteran. Klo udah gini mau gimana lagi coba? Udah badan capek, belai-belain pulang malam tapi hasilnya NOTHING.

Naudzubillah!

Akhi wa ukhty... Banyak orang yang berniat ibadah tapi pada akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Kita hanya punya 24 jam sehari. Belum tentu kita punya kesempatan 24 jam lagi esoknya. Ingat puisi Norma Cornett Marek bahwa hari esok tidak dijanjikan pada siapa pun, tua maupun muda. Jadi bagaimana pun caranya semaksimal mungkin waktu 24 jam itu bisa bermanfaat. Kalau aktivis dakwah sekolah masih melakukan hal di atas, pengorbanan antum semua akan sia-sia. Meskipun kelihatan sibuk tapi sebenarnya TIDAK ADA KERJAAN.

Pastinya tidak mau kan hal ini terjadi?

Apa yang kita lakukan akan 'menyimbolkan' kepribadian kita. Menyimbolkan bagaimana kita bekerja dan memanfaatkan waktu. Tergantung pada kita bagaimana membangun simbol tersebut, jangan sampai orang lain yang menge-judge lebih dulu. Pernahkah antum menggambar simbol diri antum di atas kertas? Sebuah gambar yang merepresentasikan diri antum saat ini? Mungkin sebagian menolak untuk melakukan ini. Meskipun dalam Islam tidak dikenal adanya simbologi seperti halnya dalam agama Buddha, tapi secara psikologi etos kerja kita bisa terlihat dari gambar yang kita buat.

Seperti baru-baru ini di kelas World Philosophy and Religion guru ana, Mr. Walsh, memberikan tugas kepada murid-murid untuk menggambar simbol yang melambangkan dirinya. Hampir semuanya melakukan tugas dengan serius dan tekun, masing-masing bangga dengan dirinya. Ana jadi celingukan sendiri melihat kerja teman-teman, kebetulan ana duduk di bangku urutan depan, jadi hampir selalu bisa melihat pemandangan sekitar ^^.

Pandangan mata ana tiba-tiba tertuju pada anak laki-laki yang duduk persis di belakang ana, Joe Manske. Kertas di hadapannya masih kosong melompong padahal sudah setengah jam berlalu! Tidak ada coretan sedikit pun, bahkan tidak ada alat tulis satu pun di mejanya. LOL! Si empunya yang punya kertas malah sibuk ngunyah permen karet dengan santai sambil ngliatin peta dunia.

"Any problem?," tanya Joe Manske waktu dia sadar ana perhatiin.

"Aaa..mmm... No! You're fine!". Sambil langsung balik badan dan melanjutkan pekerjaan.

Gila ni anak, masak dari tadi nggak kerja-kerja. Menyadari ada salah seorang anak didiknya yang berpangku tangan, Mr. Walsh turun menghampiri. Beliau berjalan mendekati deretan bangku ana dan langsung berdiri di hadapan Joe Manske.

"Are you going to draw something for me, Joe?"

"I'm done," Joe answered.

"What's this? Is this an invisible ink?," tanya Mr. Walsh lagi.

Waduh, saat dengar pertanyaan ini dalam hati ana ketawa terpingkal-pingkal. INVISIBLE INK! YEAH!

Tapi bukannya takut atau malu si Joe ini malah njawab, "My symbol is nothing".

Ana istighfar, Mr. Walsh menarik nafas panjang. "Whatever! But give me an explanation about that stuff, so I can understand what you mean".

Okay, done!

Joe Manske memang eksentrik! Dan guru-guru sudah banyak yang angkat tangan.

Sekali lagi, TIDAK ADA PEKERJAAN ADALAH PEKERJAAN YANG BISA DILAKUKAN OLEH SIAPA PUN.

Jangan jadikan 'kosong' dan 'hampa' sebagai simbol diri kita, ciptakanlah simbol yang lebih kaya. Yang lebih kreatif dan hidup!

Jangan malas-malasan dan juga jangan jadikan 'berlagak sibuk' sebagai topeng untuk menutupi kemalasan kita.

Jadikan setiap detik dalam hidup ini manfaat!

Ingat Qur'an Surah Al-Insyirah ayat 7-8 yang artinya: "Maka apabila engkau telah selesai mengerjakan satu urusan, maka bersegeralah mengerjakan urusan yang lain. Dan kepada Tuhanmulah engkau berharap".

Mulai sekarang, hilangkan kebiasaan ngrumpi saat syuro'! Hilangkan kebiasaan jam karet! Setelah selesai urusan yang satu, jangan malas-malasan untuk mengerjakan pekerjaan yang lain!


Go JIHAD! Go THOLABUL 'ILMI!
ALLOHU AKBAR!

Wednesday, October 14, 2009

Mimpi di Atas Mimpi

Hanya sekelumit pemikiran yang masih dalam angan, menunggu dibangkitkan untuk berkobar...
Terdiam dalam gelap dan diam

"Saya ingin melihat Bahasa Indonesia diajarkan dan dipelajari oleh banyak orang di seluruh dunia. Saya ingin melihat tiap tahunnya pelajar-pelajar pertukaran datang ke Indonesia sebagaimana kita pernah mengirim pelajar-pelajar terbaik kita ke Amerika Serikat, Perancis, maupun Jerman"

Monday, October 12, 2009

Cerita Hati


Ana dan Saki sedang berjalan di lobi ketika seorang cewek bule berambut blonde dengan dandanan ala Harajuku Style datang menghampiri kami. Dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi si cewek mengulurkan tangannya pada Saki dan langsung nyerocos, "Hai, you must be Saki! Are you from Japan? I'm Monica, I really love Japan. I've learnt Japanese for two years. Nice to meet you, Saki!". Dengan gelagepan dan masih terbengong-bengong Saki menjawab, "Nice to meet you too...".

Well, itu tadi selintas pembicaraan antara Monica dan Saki. Monica merupakan salah satu siswi grade SENIOR di Elizabeth High School, tempat ana menuntut ilmu sekarang ini. Dia terkenal seantero sekolah lantaran dandanannya yang funky (baca: norak, menurut ana sih) dan make-up heboh khas anak-anak Jepang under label Harajuku Style yang katanya sekarang lagi trend. Monica memang tergila-gila pada Jepang, setiap hari ia pergi sekolah dengan dandanan Harajuku lengkap mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki. Oke-oke, no problem! This is America, kamu bisa pakai apa pun yang kamu mau.
Kembali ke cerita di atas, karena ana anggap Monica bakal lama ngobrol dengan Saki, so.... mereka ana tinggal (tentunya setelah basa-basi dikit dan pamitan). Ana masih bisa senyum di depan mereka, bahkan ana masih bisa berkata "it's interesting" di depan Saki dan Monica saat mereka membicarakan budaya Jepang.... Tapi, jauh di dalam hati ini ana MENANGIS... Ana merasa kecil... sangat kecil.... Ana merasa tidak ada apa-apanya dibanding Saki. Seorang gadis dari Jepang, sebuah negara maju di Asia. Di mana budayanya meluas ke seluruh dunia dan bahasanya kini banyak diminati dan diajarkan di sekolah-sekolah Amerika.

Terus terang, sempat ana merasa minder... Ada 8 siswa asing di Elizabeth High School. Mereka masing-masing dari Jerman (2 orang), Jepang (1 orang), Korea Selatan (1 orang), Brasil (2 orang), Kazakhstan (1 orang), dan Indonesia (1 orang) yaitu ana sendiri. Hampir semuanya berasal dari negara maju dan bisa dipastikan dari semua negara di atas yang paling tidak familiar di telinga orang Amerika adalah Indonesia.

Tapi entah kebetulan atau apa, saat ini USA tengah dilanda 'gila Jepang'. Anime diputar di mana-mana, komik Jepang bertebaran, Harajuku jadi trend, dan di Elizabeth High School nggak cuma satu-dua siswa yang tengah mempelajari bahasa Jepang. Ckckckkckkkcck....

So, kehadiran seorang gadis Jepang di sini tentu menyedot perhatian banyak orang. Dalam tempo singkat yang ngajak kenalan Saki bejibun, mulai dari yang kenalan biasa sampai yang nekat kasih nomor ponsel. Mulai dari Freshmen sampai Senior. Wuihhhh!!! Muy bien! Well, sebenarnya bahasa Inggris ana juga gak jelek-jelek amat kok. Concellor (guru pembimbig) mengizinkan ana mengambil kelas-kelas yang sulit karena percaya bahwa ana mampu (alhamdulillah). Tapi ternyata jago cas-cis-cus English aja gak menjamin bisa cepet dapat teman, latar belakang negara sedikit banyak mempengaruhi.

Setelah sempat minder selama seminggu, ana berjanji pada diri ana bahwa minder itu gak ada gunanya. Sekarang toh di Amerika kita sama-sama belajar. Buat apa terkenal hanya karena negara asal tapi bukan karena KEMAMPUAN/INTELEGENSIA kita. Buat apa kalo negara kita terkenal tapi kepribadian kita gak mewakili kepribadian bangsa kita. Nah lho...!

Mendingan gak dikenal dulu tapi muncul ke permukaan secara perlahan dengan menunjukkan manner sebagai bangsa Indonesia. Indonesia gak kalah unggul kok dari negara lain! Apa coba yang terkenal dari Jerman dan Brasil? Sepak bola! Apa yang terkenal dari Korea? Kim Bum! (Waduh... keseringan liat tipi nih!). Kazakhstan? Penyanyi t.A.T.u!

Hello.......!!! Indonesia punya budaya yang lebih kaya dan menunggu untuk dibangkitkan!! Kita punya tarian mulai dari Sabang sampai Merauke, dari Mentawai ke Pulau Rote.... Semuanya beda-beda dan khas! Anak Indonesia juga cerdas-cerdas, sumber daya alam melimpah ruah, tanah subur makmur... Apalagi coba yang kurang?

Kita punya hak untuk sejajar dengan negara lain, kita punya modal dan SDM. Tinggal mendisiplinkan warganya, terutama kaum PEMUDA untuk menjalankan kewajiban sebagai warga negara yang bertanggung jawab. Pasti inget dong di pelajaran Kewarganegaraan mengenai apa saja kewajiban warga negara? ^_^

Oke deh, mari kita inget-inget lagi:
  • Setiap warga negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya

  • Setiap warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik
Meskipun jauh dari tanah air, ana justru merasa semakin bangga sebagai warga Indonesia. Tiap kali ditanya dari mana ana berasal, ana pasti dengan bangga akan menjawab Indonesia. Kalau mereka masih belum tahu di mana letak Indonesia, dengan penuh semangat ana akan menjelaskan mulai dari longitude dan latitude sampai letak geografis dan ekonomis negara kita. Batas negara tidak ada di dalam peta, batas negara ada di dalam hati manusia. Pengabdian kepada negara tidak dibatasi tempat, pengabdian hanya butuh keikhlasan dalam pengorbanan.

Alhamdulillah, sekarang ana udah dapat teman yang melihat ana bukan dari negara ana... Meskipun dia bukan muslim, tapi (Insya ALLOH) niat persahabatannya tulus. Ana sadar, ana hidup di lingkungan non-muslim. Tapi bukan berarti ana harus menghindari mereka tanpa mau mengenal satu sama lain. Ana justru ingin dekat dengan mereka dan menunjukkan bagaimana attitude seorang muslim sejati. Agar tidak ada kesalahpahaman yang mengakibatkan perpecahan dan opini negatif tentang Islam.

Jadi double deh bangganya.... ^_^ Bangga sebagai muslim sekaligus bangga sebagai bangsa Indonesia!

Muslim yang baik harus bisa memancarkan kebaikan dan kasih sayang serta penuh manfaat dan berkah. Ia melakukan kebaikan dan mengajak orang lain kepada kebaikan pula. Ia menerangkan dan menunjukkan hal-hal yang ma'ruf, sehingga ia layak disebut sebagai kunci kebajikan dan penutup pintu kejahatan. Sebagaimana Rasulullah saw. bersabda,

"Sungguh beruntung seorang hamba Allah yang (dijadikan-Nya) sebagai kunci pembuka kebaikan dan sekaligus pengunci bagi kejahatan."


Ya Rabb,, sungguh hamba ingin menjadi seperti itu!

Sunday, October 11, 2009

Bersin dan Menguap


Bersin dan menguap adalah hal biasa yang kita alami setiap hari. Namun, pernahkah kita sadari bahwa islam itu mengatur kedua hal ini secara detail ?? dan juga , tahukah kita bahwa Allah itu mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap ?? . Nah, dalam artikel kali ini saya kutibkan artikel menarik tentang bersin dan menguap dari sudut pandang islam. Bagaimana mengatasinya .. dan alasan kenapa Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap ??
Rasulullah bersabda:

عن أبي هريرة رضي الله تعالى عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: (( إن الله يحب العطاس ويكره التثاؤب، فإذا عطس فحمد الله فحق على كل مسلم سمعه أن يشمته، وأما التثاؤب فإنما هو من الشيطان فليرده ما استطاع، فإذا قال: ها، ضحك منه الشيطان )) صحيح البخاري في الأدب
6223
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ta’alaa anhu, Rasulullah bersabda, “Sungguh Allah mencintai orang yang bersin dan membenci orang yang menguap, maka jika kalian bersin maka pujilah Allah, maka setiap orang yang mendengar pujian itu untuk menjawabnya; adapun menguap, maka itu dari syaitan, maka lawanlah itu sekuat tenagamu. Dan apabil seseorang menguap dan terdengar bunyi: Aaaa, maka syaitan pun tertawa karenanya”. Shahih Bukhari, 6223.
Imam Ibn Hajar berkata, “Imam Al-Khathabi mengatakan bahwa makna cinta dan benci pada hadits di atas dikembalikan kepada sebab yang termaktub dalam hadits itu. Yaitu bahwa bersin terjadi karena badan yang kering dan pori-pori kulit terbuka, dan tidak tercapainya rasa kenyang. Ini berbeda dengan orang yang menguap. Menguap terjadi karena badan yang kekenyangan, dan badan terasa berat untuk beraktivitas, hal ini karena banyaknya makan . Bersin bisa menggerakkan orang untuk bisa beribadah, sedangkan menguap menjadikan orang itu malas (Fath-hul Baari: 10/6077)

Nabi menjelaskan bagaimana seseorang yang mendengar orang yang bersin dan memuji Allah agar membalas pujian tersebut.
Rasulullah bersabda:
(( إذا عطس أحدكم فليقل الحمد لله، وليقل له أخوه أو صاحبه: يرحمك الله، فإذا قال له يرحمك الله فليقل: يهديكم الله ويصلح بالكم )) صحيح البخاري في الأدب: 6224
Apabila salah seorang diantara kalian bersin, maka ucapkanlah Al-Hamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya menjawab dengan Yarhamukallahu, dan bila dijawab demikian, maka balaslah dengan ucapan Yahdikumullahu wa Yushlihubaalakum (HR. Bukhari, 6224)

Dan sekarang mengatakan, “Menguap adalah gejala yang men para dokter di zamanunjukkan bahwa otak dan tubuh orang tersebut membutuhkan oksigen dan nutrisi; dan karena organ pernafasan kurang dalam menyuplai oksigen kepada otak dan tubuh. Dan hal ini terjadi ketika kita sedang kantuk atau pusing, lesu, dan orang yang sedang menghadapi kematian. Dan menguap adalah aktivitas menghirup udara dalam-dalam melalui mulut, dan bukan mulut dengan cara biasa menarik nafas dalam-dalam !!! Karena mulut bukanlah organ yang disiapkan untuk menyaring udara seperti hidung. Maka, apabila mulut tetap dalam keadaan terbuka ketika menguap, maka masuk juga berbagai jenis mikroba dan debu, atau kutu bersamaan dengan masuknya udara ke dalam tubuh. Oleh karena itu, datang petunjuk nabawi yang mulia agar kita melawan “menguap” ini sekuat kemampuan kita, atau pun menutup mulut saat menguap dengan tangan kanan atau pun dengan punggung tangan kiri.

Bersin adalah lawan dari menguap yaitu keluarnya udara dengan keras, kuat disertai hentakan melalui dua lubang: hidung dan mulut. Maka akan terkuras dari badan bersamaan dengan bersin ini sejumlah hal seperti debu, haba’ (sesuatu yang sangat kecil, di udara, yang hanya terlihat ketika ada sinar matahari), atau kutu, atau mikroba yang terkadang masuk ke dalam organ pernafasan. Oleh karena itu, secara tabiat, bersin datang dari Yang Maha Rahman (Pengasih), sebab padanya terdapat manfaat yang besar bagi tubuh. Dan menguap datang dari syaithan sebab ia mendatangkan bahaya bagi tubuh. Dan atas setiap orang hendaklah memuji Allah Yang Maha Suci Lagi Maha Tinggi ketika dia bersin, dan agar meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk ketika sedang menguap (Lihat Al-Haqa’iq Al-Thabiyah fii Al-Islam: hal 155)

disarikan dari : alsofwah.or.id – 13 Ramadhan 1424/071103

Di Balik Symbol Metal

“Don’t fight forces, use them. You never change things by fighting the existing reality. To change something, build a new model that makes the existing model obsolete”— Buckminster Fuller

Ungkapan di atas mungkin bisa sedikit menggambarkan alasan mengapa organisasi rahasia semacam Illuminati dan Freemasonry menyusupkan simbol-simbol gerakan mereka di berbagai tempat dan beragam gestur tanpa kita menyadarinya. Seperti yang dikatakan Mr. Fuller, jangan melawan pasukan, tapi manfaatkan mereka. Mengingat kedua organisasi ini sudah sejak sangat lama eksis, bukan mustahil jika mereka sudah menciptakan banyak "model baru" dan membuat model lama usang.

Parahnya, "model baru" ini berkedok perdamaian, musik, dan cinta. Hal-hal yang nowadays populer dan menjadi perhatian dunia. Nah lho! Otomatis, mereka jadi gampang menyebarkan ajaran-ajaran mereka lewat simbol yang sebenarnya "kentara" tapi "tidak terasa". Untuk orang awam (terutama yang anak muda nich...) simbol itu udah dianggap nge-trend, gaul, funky, delelel... Digunakan untuk menunjukkan ekspresi bersemangat, on fire, dan bahkan digunakan untuk memberi salam... Naudzubillah!

Simbol-simbol itu diantaranya adalah "METAL". Well, Ikhwah fillah pasti sering dengar atau lihat di TV kan ada anak muda dengan penampilan ala rock star, megang gitar, rambut gimbal, lidah ditindak, dengan suara parau, dan jari membentuk KEPALA KAMBING mengucapkan "METAAAAAAAALLLLL!!!!". Atau mungkin sering melihat di jalan-jalan di mana banyak anak muda nongkrong dan ketika ketemu bikin salam aneh, "Hoi! METAL bro!", sambil tos dan jari kembali membentuk KEPALA KAMBING.
Ketika ditanya kenapa mereka melakukan itu, jawabannya cuma satu, LAGI TREND. Coba ditanya lebih lanjut tahu nggak apa arti simbol metal itu, pasti jawabannya cuma geleng-geleng. Astaghfirullah... sungguh mereka telah termakan omongan media! Menirukan sesuatu tapi tidak tahu apa esensi dari perbuatan tersebut.

Lalu apa pentingnya sih sebuah simbol, cuma simbol kok... lagian gak bakal ngaruh... Eits! Jangan berpikir sesimpel itu, para Mason dan Illuminatus juga gak berpikir simpel kenapa mereka harus menyusupkan simbol-simbol itu. Mereka punya TUJUAN untuk menyebarkan ajaran mereka. Salah satu caranya dengan gestur metal.

Simbol metal bernama asli Horned Salute dan pertama kali diperkenalkan oleh Hellen Keller (aktivis kemanusiaan asal Amerika Serikat) sebagai simbol " I love you!". Keller sendiri juga seorang occultist. Horend Salute merupakan lambang Dewa Mahatari (Ra). Orang Mesir kuno percaya bahwa Dewa Matahari jatuh cinta pada dewi Bulan. Untuk dapat menyentuhnya, Ra menyusup ke tubuh seorang pemburu dan mengawini Dewi Bulan. Sejak saat itu, simbol Ra diidentikkan dengan tanduk (horn). Dalam perkembangan lebih lanjut horn diinterpretasi menjadi kata "horny". Illuminatus percaya bahwa simbol HORN ini mampun mendatangkan kekuatan gaib yang dahsyat, kekuatan yang berasal dari iblis. Sehingga memudahkan mereka untuk menguasai dunia. Mereka juga meyakini bahwa semakin banyak orang mempraktikkan simbol ini, maka pengaruh iblis juga makin kuat. Merebaknya pemakaian simbol ini dipengaruhi oleh media yang menampilkan acara-acara musik rock yang penyanyinya sering memakai simbol METAL sebagai salam. Apalgi 70% pemirsa TV adalah remaja, yang notabene gampang terpengaruh dengan trend idola mereka. Apalagi, pemimpin-pemimpin besar dunia juga ikut-ikutan pakai simbol ini. Seolah gak nyadar perbuatan meeka itu diabadikan oleh ribuan kamera dan disiarkan ke penjuru dunia...

Kaya' yang beginian nih..

Waduh, Pak Sarcozy.... Kasian rakyat Perancis, Pak... Masa' mereka diajarin nyembah setan...

Ilhwah fillah... Mohon ini dijadikan renungan. Jangan sampai pemuda dan pemudi muslim mengikuti apa yang dilakukan organisasi ini. Mereka tidak akan berhenti hingga kita mengikuti jalan mereka. Pengaruh mereka sangat kuat, anggota organisasi mereka pun orang-orang berpengaruh dari seluruh dunia. Bukan tidak mungkin mereka sanggup menginfiltrasi dan menyusup ke pemerintahan lalu menyusupkan simbol-simbol mereka dengan lebih terbuka.

Wallahu a'lam bis showab!


Letter To My Future Self


To:
Claude-Shima in the future
in here daily busy life


Hi girl, do you still remember about me?

Do I look stupid now? Absolutely, you've learned much more in the last ten years, you've travelled the world, adapted other cultures, and read thousands books. Pretty sure you are rich now, rich in knowledge. But remember the goal of our live is not only being knowlegeable, is it? There's a sky upon a sky, so keep istiqamah running in your path, girl!

We're not growing apart, keep unite and together as one. If you want me to talk to, just send me a letter so I could understand what you feel. About the time we never forget, about sweet and bitterness of life we did fight, about memory in USA, and about the teenage Shima that you hold so dear... I always have a time for you.

I ever expected you'd be a lecture or enterpreneur, but that's not really a matter if you couldn't reach what I wanna be. Future always change as well as dream, you would never know untill you see. And, you don't have to tell me what you have been cause I will be more appreciated if you don't tell me what you are. ALLOH always know the best for me, well for us.... I mean.

Are you married? Engaged?

Hm, just want to remain you that teenage Shima wanted you to marry as sharia said. Having three children and be a good wife. That's all, yeah thank you for that! I'm satisfied now!

Well, I still have school now... I don't think about what my marriage will be like what, just expecting everything definitely will be okay. O yeah, have you covered your body with hijab and wore abaya? I hope ya have. Lemme tell you,-well, remain you (again) I guess, bout your promise to be an Islamic activist in your college and your wish to be a chairwoman of Islamic organization. You must do it, ukhtee! Don't be secular, knowledge that you got must be usefull for your religion. Would be nice to see you in a perfect Islamic clothes, in Asian personality, but with Western brave and ability. LOL!!! Hohohohooh.... (Oops!)

You are unique! You combined two differents wisdom and culture, you absorbed them all and plant it deep in your heart. Creating a new philosophy for the world through cross-cultural understanding. I'm sure you an controll them, our body will be their home forever and for always... We'll tell it to our children so then those things will not disappear, then our children will tell it to their children continuously.... Over and over again!

So, continue your life as ordinary... It will be long cold winter in me... Waiting and waiting... 'Till I find my self in you...



LOVE,



Your past
Claude-Shima


Saturday, October 10, 2009

Izinkan Aku Mencintaimu

Ya Allah,
Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu,
lembar demi lembar kitab kupelajari,
untai demi untai kata para ustadz kuresapi,
tentang cinta para nabi, Tentang kasih para sahabat,
tentang mahabbah para pelindungMu Tentang kerinduan para syuhada
Lalu kutanam di jiwa dalam-dalam Kutumbuhkan dalam mimpi-mimpi dan idealisme
yang mengawang di awan,

Tapi Rabbii,
Berbilang detik, menit, jam, hari, pekan, bulan dan tahun berlalu,
Aku mencoba merangkak, menggapai permukaan bumi,
dan menegakkan jiwaku kembali,
Menatap, memohon, dan menghibaMu:
Allahu rahiim, Ilaahi rabii, perkenankanlah aku mencintaiMu, Semampuku
Allahu Rahmaan, Ilaahi Rabii Perkenankanlah aku mencintaiMu Sebisaku
Dengan segala kelemahanku

Ilahii,
Aku tak sanggup mencintaiMu dengan kesabaran menanggung derita
umpama Nabi Ayyub Alaihissalam,
Musa Alaihissalam, Isa Alaihissalam, hingga Al Musthofa Sholallahu'alaihi wassalam,
Karena itu izinkan aku mencintaiMu
Melalui keluh kesah pengaduanku padaMu
Atas derita batin dan jasadku
Atas sakit dan ketakutanku

Rabii,
aku tak sanggup mencintaiMu seperti Abu Bakar, yang menyedekahkan seluruh hartanya
dan hanya meninggalkan Engkau dan RasulMu bagi diri dan keluarga
atau,
layaknya Umar yang menyerahkan separuh harta demi jihad.
atau, Utsman yang menyerahkan 1000 ekor kuda untuk syiarkan dienMu.
Izinkan aku mencintaiMu, melelui seratus-dua ratus perak yang terulur
pada tangan tangan kecil di perempatan jalan,
pada wanita wanita tua yang menadahkan tangan dipojok-pojok jembatan.
pada makanan-makanan sederhana yang terkirim ke handaitaulan,

Ilaahii,
aku tak sanggup mencintaiMu dengan khusyuknya shalat salah seorang sahabat NabiMu,
hingga tiada terasa anak panah musuh terhunjam di kakinya,
karena itu Ya Allah,
perkenankanlah aku tertatih menggapai cintaMu, dalam sholat yang coba kudirikan terbata-bata,
meski ingatan kadang melayang ke berbagai permasalahan dunia,
Robii, aku tak dapat beribadah ala para sufidan rahib,
yang membaktikan seluruh malamnya untuk bercinta denganMu.
maka,
izinkanlah aku untuk mencintaiMu dalam satu-dua rekaat lailku,
dalam satu dua sunnah nafilahMu
dalam desah napas kepasrahan tidurku

Yaa, Maha rahmaan,
aku tak sanggup mencintaiMu bagai al hafidz dan hafidzah,
yang menuntaskan kalamMu dalam satu putaran malam.
perkenankanlah aku mencintaiMu, melalui selembar dua lembar tilawah harianku
lewat lantunan seayat dua ayat hafalanku.
ya Rahiim,
aku tak sanggup mencintaiMu semisal Sumayyah,
yang mempersembahkan jiwa demi tegaknya DienMu
seandai para syuhada, yang menjual dirinya dalam jihadNya bagiMu.
maka perkenankanlah aku mencintaiMu,
dengan mempersembahkan sedikit bakti dan pengorbanan untuk dakwahMu.
Maka,
izinkanlah aku mencintaiMu dengan sedikit pengajaran bagi tumbuhnya generasi baru,

Allahu Kariim,
aku tak sanggup mencintaimu di atas segalanya,
bagai Ibrahim yang rela tinggalkanlah putra dan zaujahnya,
dan patuh mengorbankan pemuda bijimatanya.
Maka izinkanlah aku mencintaiMu di dalam segalanya.
Izinkan aku mencintaiMu dengan mencintai keluargaku,
dengan mencintai sahabat-sahabatku, dengan mencintai manusia dan alam semesta.
Allahu Rahmaanurrahim. Ilaahi Rabbii,
perkenankanlah aku mencintaiMu semampuku.
........... Agar,
cinta itu mengalun dalam jiwa.

(Mutiara Amaly hal 29 volume 64)

If Tomorrow Never Comes

Seandainya Esok Tak Pernah Datang
(Norma Cornett Marek)


Andai aku tahu ini saat terakhir aku melihatmu terlelap,

Aku akan memeluk erat dirimu, aku akan memohon kepada Tuhan ‘tuk melindungimu.

Andai aku tahu ini saat terakhir aku melihatmu kau meninggalkan rumah,

Aku akan memeluk dan menciummu, memanggilmu serta memeluk dan menciummu sekali lagi.
Andai aku tahu ini saat terakhir aku mendengar seruan doamu,

Aku akan merekam setiap gerakan, setiap tatapan, setiap senyuman, setiap ucapanmu,

Agar aku dapat mendengarnya lagi, setiap hari.

Andai aku tahu ini saat terakhir,

Akan kuluangkan waktu mengatakan kepadamu “Aku mengasihimu” meski kau sudah mengetahuinya.

Andai aku tahu ini saat terakhir kita, momen terakhir kita,

Aku akan di sisimu, berada bersamamu sepanjang hari daripada berpikir
“Ah, aku yakin kesempatan lain akan datang, jadi kubiarkan saja hari berlalu.”

Tentu saja akan ada hari untuk memperbaiki segala hal,

Dan kita akan punya kesempatan kedua untuk melakukan segala hal dengan benar.

Ah, tentu saja akan ada hari lain bagi kita untuk mengucapkan, “Aku mengasihimu.”

Dan tentu saja akan ada kesempatan lain untuk saling mengatakan, “Dapatkah aku membantumu?”
Namun bagiku, tak ada lagi kesempatan itu!

Kau tak lagi ada di sisiku, dan sekarang adalah hari terakhir kita—perpisahan kita.

Karenanya aku ingin mengatakan betapa aku mengasihimu

Aku berharap kau tak melupakan itu.

Esok tidak dijanjikan kepada siapa pun, tua maupun muda.

Hari ini mungkin menjadi kesempatan terakhirmu untuk memegang erat tangan orang yang kaukasihi dan menunjukkan perasaanmu.

Jika kau menanti hari esok, mengapa tak kau lakukan sekarang?

Karena jika hari esok tak pernah datang, kau pasti akan menyesalinya seumur hidupmu

Tak ada waktu lagi untuk senyuman, percakapan, pelukan, ciuman,

Karena kau terlalu sibuk memberi orang itu apa yang menjadi harapan terakhirnya.

Karenanya peluklah erat orang yang kau kasihi, teman-temanmu, keluargamu,

Dan bisikkan di telinganya betapa kamu sangat mengasihinya, dan ingin mereka berada dekat denganmu.

Gunakan waktumu untuk mengatakan
“Maaf,”
“Silakan,”

“Maafkan aku,”

“Terima kasih,”

Atau bahkan
“Itu tidak perlu,”
“Tak apa-apa.”

Karena jika hari esok tak pernah datang, kau tak perlu menyesal sekarang.

Masa lalu tak dapat kembali, dan masa depan mungkin tak akan datang!



Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari, kita bahkan tidak tahu apakah kita masih punya cukup waktu sampai besok. Esok tidak dijanjikan kepada siapa pun, jika kita menunggu hari esok, mengapa tidak melakukannya sekarang? Kenapa masih menundanya? Baik itu menyampaikan amanah, mengerjakan tugas, atau bahkan melakukan hal-hal yang sederhana seperti meminta maaf dan mengucapkan terima kasih. Hal-hal sederhana yang sering kita lupakan...

Menunda pekerjaan akan sangat merugikan. Ana ada pengalaman ketika harus mengerjakan beberapa tugas dan esok harinya ada ulangan. Larut malam baru selesai semua tugas dan ana terlalu lelah untuk belajar. Ana bahkan tidak membuka bahan ulangan sama sekali karena ana pikir masih ada cukup waktu jika ana bangun pagi sebelum subuh dan belajar. Tapi ternyata ana masih kalah dengan syetan, ana tertidur dan tidak bisa bangun tepat waktu. Akhirnya, semua berjalan tidak sesuai dengan yang ana harapkan. Tetapi waktu tidak bisa diulang, penyesalan selalu datang di belakang. Andai saja ana teruskan belajar malam itu.... Meskipun payah, meskipun lelah... Ana masih bisa istirahat sebentar setelah mengerjakan tugas, lalu melanjutkan belajar...

Hm, seandainya saja....

Ikhwah fillah, suatu saat nanti kita akan dimintai pertanggungjawaban untuk apa saja waktu yang telah ALLOH berikan semasa di dunia. Simaklah ayat berikut ini;

”Allah bertanya, berapa tahunkah lamanya engkau tinggal di bumi? Mereka menjawab, kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyalah kepada orang-orang yang menghitung.” (QS Al-Mu’minun [23]: 112- 113).

Ayat di atas menunjukkan orang-orang yang tidak mengetahui pentingnya waktu seakan-akan hanya hidup sehari atau setengah hari, karena mereka tidak memahami arti umur, tidak mampu menguasai dan mengisinya dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat.

"Tidak bergeser kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga ditanya tentang umurnya, untuk apa dia habiskan. tentang hartanya darimana dia dapatkan, dan untuk apa dia infakkan. tentang badannya untuk apa dia kerahkan. " (Dikeluarkan Imam At Tirmidzi (2417) dan dia menshahihkannya)

Selagi masih ada waktu dalam hidup ini, selama masih diberi kesehatan dan kesempatan, marilah kita isi dengan beribadah dan berbuat kebajikan. Agar sisa umur ini manfaat, agar kehadiran kita di dunia tidak menjadi riak dan sampah, agar kita bisa menciptakan dunia yang damai...
Mulailah dari hal-hal yang kecil... "Maaf' dan "Terima Kasih".

Wallahu a'alam bis showab!

Letter To My 10 Year Old Self

To:
10 Year Old Claude-Shima
in her dream world that couldn't find by anyone else



Assalamu'alaykum wa Rahmatullahi wa Barakaatuh
Dear Shima, how's life for you?

Mungkin saat surat ini sampai, kamu sedang tidur pulas karena kelelahan di sekolah. Masuk siang pulang sore memang membosankan, waktu istirahat jadi berkurang. But, don't be worry! Insya Allah semua akan berjalan baik adanya....

Sekarang sedang semangat-semangatnya belajar Bahasa Inggris ya? ^_^
Boleh-boleh... tapi jangan sampai lupa dengan pelajaran yang lain lho ya!

Well, surat ini datang dari masa depan... Dari Shima yang sekarang ini ada di Amerika Serikat. Dari dirimu sendiri di masa depan.
Mungkin kamu terkejut, mungkin kamu tidak percaya bahwa takdirmu dengan cepat berubah. Dalam tempo kurang dari satu dekade kamu telah melanglang buana di negeri asing. Sungguh jauh dari apa yang kamu harapkan sekarang, di pikiranmu yang baru 10 tahun. Tapi jika ALLOH menghendaki, apa pun yang akan terjadi pasti terjadi. Bahkan ketika saat ini, di usiamu yang 10 tahun, kamu belum mengharap akan belajar di luar negeri dan hidup berdampingan dengan warga dunia pun ALLOH sudah menentukan takdirmu.

Shima... andai waktu bisa diulang dan kembali ke usiamu yang sekarang, tentu aku akan meniti kembali jalanku dan memberikan yang terbaik. Sehingga tak perlu ada kegagalan yang memilukan dan kesalahan yang menyesakkan. Tak akan ada orang yang merasa tersakiti dan kecewa karena arogansi sikapmu.

Tapi waktu terlanjur mengalir, tak terbendung... menelan aliran-aliran sungai kecil waktu yang mungkin terasa tak berharga. Tak berharga karena terbuang sia-sia... Tentu sekarang telah menjadi sungai yang besar. Sungai berarus deras dan siap bemuara ke gerbang laut. Sungai yang kaya, sungai dengan air jernih hingga setiap orang bisa mengambil manfaat darinya, sungai memberi tempat tinggal pada ikan dan biota... Dan kamu ikut andil dalam perjalanannya.

Dengan surat ini, aku ingin mengucapkan terima kasih atas segala usaha yang kamu lakukan untuk membentuk 'aku' yang sekarang ini. Terima kasih untuk senyum dan air mata yang mengiring, juga do'a dari hati kecilmu di tiap malam. Sungguh, aku tidak pernah menyesal pernah menjadi dirimu... Aku bangga memilikimu dalam sejarah hidupku...

Mungkin ada dari keinginan-keinginanmu yang tak bisa kuwujudkan, tapi yakinlah apa yang diberikan ALLOH adalah yang terbaik. Dia Maha Tahu, Maha kuasa atas hamba-Nya... Bersabarlah, mungkin ALLOH akan mengabulkannya nanti di saat kamu benar-benar siap. Perbanyaklah bersyukur, agar ALLOH melipatgandakan kenikmatan atasmu.

“Sungguh baik nasib orang yang beriman karena dalam semua keadaan mereka mendapat kebaikan. Dan tidak ada habuan baik seperti ini kecuali bagi mereka yang beriman. Apabila mendapat kesenangan maka ia akan bersyukur, maka syukur itu baik baginya. Dan apabila ditimpa musibah maka ia bersabar, maka sabar itu baik baginya.” (Hadis riwayat Muslim)

Untuk diriku yangs sekarang dengan usia yang semakin matang tentunya ingin menjadi lebih baik lagi. Ingin semakin dekat dengan-Nya, ingin berjuang di jalan-Nya, ingin menegakkan agama-Nya....

Tetap jadilah mutiara kecil yang putih dan berharga. Jadilah 'perubahan' yang ingin kau lihat di dunia.


Best regards,
Claude-Shima

Bunga Rampai



Alhamdulillah...


Alhamdulillah...


Alhamdulillah...


Washsholatu wasallamu `alaa asyrofil anbiyaai nabiyyinaa muhammadin wa `alaa aalihi wa ashhaabihi ...



Setelah sekian lama merancang konsep untuk "Eye To The Telescope", akhirnya pada hari ini Sabtu, 10 Oktober 2009, ana diberi kesempatan oleh ALLOH untuk menuliskan bungai rampai . Eye To The Telescope ana harap akan menjadi media penyambung silaturahmi sekaligus lahan corat-coret ana dalam berdakwah. Corat-coret dalam kebaikan dan kreatifitas, untuk kebangkitan agama kita yang haq.

Pemuda dan pemudi memiliki peranan penting dalam memajukan agama ini. Kita sebagai generasi penerus dari para syuhada yang telah berjuang di jalan ALLOH, harus mampu melanjutkan perjuangan mereka di masa kini. Kita berjuang dengan apa yang kita miliki, dengan bidang yang kita kuasai. Mari kita bersimbiose dengan teknologi, jadikan ia kawan yang memberi manfaat, dan bukan pengkhianat yang membawa mudharat.

Ikhwah fillah... lihatlah bagaimana kejayaan Islam di masa lampau. Islam menguasai Spanyol, Italia, Sisilia, India, dan beberapa negara lainnya. Seorang pakar pendidikan asal Malaysia bernama Hasan Langgulung pernah mengatakan, bahwa dunia Islam dahulunya pernah mengalami kejayaan dan menjadi superpower selama kurang lebih 7 abad yang peninggalannya hingga saat ini masih bisa kita lihat. Bahkan Spanyol pernah tercatat di dalam Guinness Book of Record sebagai negara yang paling tinggi kunjungan wisata antar negaranya. Hal ini dikarenakan adanya arsitektur dan bangunan yang indah, megah, pun kokoh di negara ini, seperti di Sevilla, Granada, yang semuanya itu adalah karya-karya besar Umat Islam (http://thenafi.wordpress.com/category/ceramah-agama-islam/).

Di masa kini, dengan teknologi dan peralatan yang makin canggih didukung pendidikan yang makin berkembang seharusnya kita bisa meraih lebih dari yang kita raih di masa lampau. Marilah kita berjuang di jalan-Nya dengan bakat dan kemampuan yang kita miliki. Mari kita mensyukuri anugerah ALLOH dengan mengamalkan ilmu dan membantu saudara kita yang lain. Mari kita bersatu dan berlomba-lomba dalam kebaikan! ALLOHU AKBAR!

Tiada gading yang tak retak, jangan sungkan-sungkan menegur ana jika ada salah maupun khilaf. Ana hanyalah hamba-Nya yang dhoif dengan segala kekurangan dan ketebatasan. Kita belajar, melangkah, dan berjuang bersama!



Salam hangat, salam ukhuwah!
Claude-Shima de Bounevialle
^_^